KARTU PERDANA

Semalam, saya mampir membeli kartu perdana di sebuah toko kecil. Pikir saya, membeli paket data dengan menggunakan kartu perdana akan lebih murah ketimbang mengisi ulang kartu yang sudah ada.

KP

Namun ternyata ada perubahan untuk melakukan registrasi. Registrasi kartu tak lagi semudah dulu. Kita harus mengisi kode berupa ID Toko yang hanya dimiliki oleh retailer yang ditunjuk oleh provider. Kata penjualnya, “Kalau minta ID Toko, isi saja XXX (berupa angka 3 digit)”. Lalu saya mencoba untuk melakukan registrasi sendiri, memasukkan biodata sesuai KTP, tetapi setelah melakukan registrasi ID toko tak kunjung diminta. Registrasi kartu gagal!

Jadi, hari ini saya kembali ke toko tersebut, mengulang prosesnya dan menunjukkan ke pemilik toko. Sialnya, Sang Pemilik Toko tidak tahu melakukan registrasi #jleb. Jadi saya meminta untuk membeli isi ulang dengan memotong harga kartu perdana, namun pemilik toko menolak. Dia malah bilang, “besok saya ke dealernya untuk menanyakan cara melakukan registrasi” #jleblagi

Pesan untuk teman-teman yang ingin membeli kartu perdana, mintalah kepada penjual untuk dilakukan registrasi kartu perdana, siapkan kartu identitas berupa KTP, SIM atau ID lainnya. Jangan  transaksi sebelum kartu betul-betul aktif.

#Kuota data diujung tanduk. Logout!

FOTO

Jika ada yang bilang fotografi adalah gaya hidup, bisa jadi. Atau ada yang bilang fotografi adalah sebuah gengsi, mungkin saja. Atau ada yang bilang fotografi sekadar hobi yang timbul tenggelam, ada yang seperti itu. Untuk kategori terakhir, saya termasuk salah satunya!

belajar-fotografi2

Sangat suka melihat foto yang bagus di usia 21 tahun, baru mampu membeli kamera di usia 27 tahun, tapi sampai sekarang belum mampu membuat foto yang baik dan enak untuk dilihat. Ya, itulah saya!

Beberapa kali mengganti kamera, lensa, dan mencoba beberapa kategori foto, mulai dari human interest, perkotaan dan arsitektur, pedesaan, minimalism, dll. Ah, tetap saja, foto yang dihasilkan hanya berisikan warna, dan obyek tertentu, tidak menghasilkan nilai seni.

Saat ini kamera DSLR sudah terjual, rasanya sedih sekali, seperti diceraikan oleh 2 istri #halah. Ingin berkumpul dengan teman para hobby fotografi, sharing, memulai perjalanan mencari obyek dan menekan shutter. Suatu hari, saya harus memiliki sebuah kamera untuk mewujudkan kerinduan itu, meskipun hanya sebuah kamera poket sederhana.

Eh, ada sms masuk dari 081xxxxxxxxx, seorang kawan lama. “Bro, segera kirim foto, hi-res, obyek berkaitan dgn pangan, plg lmbt tgl 30 des, ditunggu emailta, see u”.

#blank

LIBUR

Baru saja selesai menunaikan shalat isya, saya langsung tersadar. Besok, masuk kantor! Ya, kita kembali ke dunia nyata. Bahkan lirik lagu penyanyi cilik Tasya “libur, tlah tiba, hore… hore…” pun tak bisa menghibur, sungguh sedih hati ini #halah.

libur

“Pilihlah pekerjaan yang Anda sukai, maka Anda tidak akan bekerja seumur hidup”. Kata seorang yang bijak. Saya menyukai perkerjaan saya, setahu saya. Hanya memang membutuhkan jeda. Dan jeda liburan kali ini rasanya tidak cukup, kurang gimana… gitu. Pengajuan cuti di akhir tahun biasanya secara otomatis akan ditolak, kecuali untuk teman-teman yang sedang merayakan Hari Natal. Oh, iya. Selamat Hari Natal dan Tahun baru bagi kalian yang merayakan ya…

Sudah, cuma mau bilang itu saja. Ini masih libur.

Oke sip! 🙂

MUKADDIMAH

blog

Alhamdulillah! Puji Syukur!

Sudah sangat lama saya ingin mencoba membuat personal blog dengan pilihan domain sendiri. Selama ini hanya menggunakan subdomain gratisan dari wordpress maupun blogspot. Dan akhirnya terwujud. Ungkapan terima kasih kepada dapur hosting untuk domain dan hostingnya. Semoga tetap berlanjut untuk jangka waktu yang cukup lama, dan tetap murah!

I’m not a politician, hanya seseorang yang suka menulis apa saja, terbebas dari aturan ejaan bahasa indonesia. Baiklah, perjalanan akan segera kita mulai.