Pantai Pandawa yang Memukau

Pantai Pandawa yang Memukau

Minggu lalu saya diberi tugas untuk mengumpulkan data penelitian, tempatnya di Denpasar, tapi saya nginapnya di Kuta. Mwahahaha… lumayan… lumayan jauuh… perjalanan sekitar 40 menit dari Kuta ke Denpasar.

Mengumpulkan data penelitian?

Iya mengumpulkan data penelitian untuk kantor, ini memang urusan kantor. Perjalanan saya ke luar Makassar lebih banyak untuk urusan kantor ketimbang urusan pribadi. Jadi mumpung, selain melaksanakan tugas, sekalian liburan. Apalagi ini kunjungan pertama saya di Bali, yang katanya surga bagi para bule-bule galau dari seluruh dunia.

Pekerjaannya gampang-gampang sudah memang, gampangnya kami hanya datang melakukan wawancara, ambil foto, minta data sekunder, dan buat skrip hasil wawancara, buat laporan. Selesai. Susahnya saat pembuatan skrip wawancara dan laporan, tapi biasanya dilakukan di hotel, atau bahkan setelah tiba di Makassar. Untuk sementara susahnya dilupakan dulu… wkwkwk…

Hanya butuh 1 hari, 70% pengambilan data di lokus ini, rampung. Finishingnya, 30% dieksekusi di Makassar. Selebihnya jalan-jalan. Yeay…

Dengan bantuan aplikasi waze yang saya download di playstore, tanya-tanya penduduk setempat yang ramah-ramah dan motor sewaan 50 ribu per hari, maka tibalah saya di Pantai Pandawa yang memukau mata. Waktu tempuh ke tempat ini kurang lebih 40 menit dari Kuta.

Pantai Pandawa memiliki keunikan, karena di pinggirannya kita akan menemukan semacam batu yang ditumbuhi lumut, warnanya hijau kegelapan. Terlihat juga genangan air di tengah-tengah batu saat surut. Uniknya lagi, ukuran pasir di pantai ini besar, tidak padat sehingga kaki mudah tenggelam kalau diinjak, kita agak kesulitan berjalan di atas pasir pantai ini. Tapi sayang seribu sayang, saya tidak membawa pakaian ganti. Huhuhu…

2 Replies to “Pantai Pandawa yang Memukau”