Nightlife di Kuta – Bali

Nightlife di Kuta – Bali

Sebenarnya saya tidak benar-benar menjelajahi sisi Nighlife di Kuta – Bali. Tidak, saya tidak terbiasa dengan kehidupan malam, saya bukan kelelawar. Dan yang saya lakukan adalah berusaha untuk menunda menutup mata di malam hari, hanya sekadar ingin melihatnya secara langsung. Hanya itu. Nah berikut beberapa tempat yang sempat saya kunjungi di malam hari.

Berbagai Rupa Bar di Jalan Legian

Di jalan legian, Bom Bali meledak. Ada sebuah tugu yang mengabadikan nama-nama korban. Di sepanjang jalan ini memang dipenuhi dengan bar. Turis dari berbagai negara pun sangat senang menghabiskan waktu di daerah ini. Mereka berpesta, tertawa, dan mabuk. Daerah ini tidak tampak seperti Indonesia kalau malam hari. Tempat ini dipenuhi turis yang berpakaian seksi. Guys… pesan saya, jangan coba-coba datang ke tempat ini tanpa membawa pasangan. Dijamin, Anda akan stress… 😀

Paradiso Bowling

Awalnya bowling saya anggap sebagai olah raga eksklusif dan tidak cocok untuk pria sederhana, lincah, gesit dan attraktif seperti saya #apacoba. Tapi karena dikasi tiket gratis 1 kali game dari hotel maka dicobalah olah raga bowling ini. Paradiso bowling terletak di sebuah kompleks di jalan kartini. Kita akan menemukan banyak jasa pembuat tatto di sepanjang jalan masuk kompleksnya. Saat bermain ternyata harus pakai sepatu khusus, agak licin kalau dipakai. Katanya agar lebih mudah meluncur saat melepaskan bola bowling. Overall, olah raga bowling itu menyenangkan, tapi untuk menjadi hobi? Hmm… sepertinya tidak.

Hardrock Cafe Bali

Hardrock cafe bisa kita temukan di banyak kota sebenarnya. Pastinya di Bali ada juga. Saya tidak masuk ke dalam. Cuma foto2 di depannya saja. Okay… Laporan Hardrock Cafe Bali selesai. Kembali ke tempat! #eh? Cuma itu? Iya, cuma itu.

Reggae di sebuah Cafe

Inilah tempat ter-kusuka, ter-stabil, ter-sesuai dan ter… ter… lainnya selama saya di Kuta. Akibatnya saya ter-lalu lama nongkrong di tempat itu :D. Espresso double dan alunan lagu reggae yang sepertinya pas sekali dengan suasana hati yang mendadak merasa kesepian. Di sini juga tempatnya bule-bule yang hanya ingin menikmati malam dalam keadaan sadar bersama pasangan-pasangannya. Baristanya dipenuhi dengan tatto tapi ramahnya luar biasa, seperti penduduk Bali lainnya.

2 Replies to “Nightlife di Kuta – Bali”

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, Winnaz…

    hati yang terluka memang sukar dipulih kembali apabila kepercayaan sudah hilang. Sebaiknya sebelum melakukan tindakan yang bisa disalahfahami di kemudian hari hendaklah diberitahu terlebih dahulu agar apa yang bakal berlaku tidak melukakan hati. Bersabarlah untuk memenangi hatinya kembali.

    Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak.

  2. Assalaamualaikum wr.wb, Brizki….

    Jika kita tidak selesa dengan suasana yang tidak cocok dengan jiwa sudah pasti kita tidak teragak-agak untuk menjauhinya. Imannya terjamin kental dan tidak tersasar ya. Bali yang saya kenal memang bandar wisata terkenal di Indonesia dan seantero dunia.

    Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak.

Leave a Reply