Disco Lazy Time

Tadi sore whatsapp’an sama bos (berikut isinya yang mudah-mudahan ejaannya telah disempurnakan sesuai kaidah dan aturan berbahasa Indonesia yang baik dan benar karena sebenarnya saya dan bosku menggunakan bahasa lokal yang kemungkinan besar bapak ibu dan saudara-saudari kurang mengerti kalau saya tuliskan dengan bahasa yang kami gunakan) #kusut 😀 Kurang lebih begini percakapan kami.

Saya : Selamat sore Bu. Apa saya bisa mengajukan cuti tahunan selama 6 hari kerja? Terhitung mulai tanggal 13 sampai 20 Desember 2016.

Boss : Bisa saja Pak, yang penting semua yang terkait kegiatan akhir tahun termasuk lelang sudah dituntaskan.

Saya : Saya tidak masuk dalam kepanitiaan lelang akhir tahun ini, Bu. Untuk kegiatan akhir tahun lainnya saya siap dipanggil untuk masuk kantor jika diperlukan, karena cuti kali ini saya tidak keluar kota.

Boss : Oke sip.

Saya : Terima kasih banyak Bu. #iconhormattakzim

Tentunya hasil percakapan di atas akan ditindaklanjuti dengan pengajuan formulir cuti yang akan beliau tanda tangani. Oh ya, kenapa cuti tahun ini saya tidak keluar kota dan kenapa hanya 6 hari kerja padahal kuota cuti saya semuanya 14 hari kerja termasuk sisa cuti tahun lalu, akan saya tuntaskan di postingan berikutnya. Okey, disco lazy time…

Nb: Image diunduh dari brilio.net

2 thoughts on “Disco Lazy Time”

  1. Hebat mas Brizki bisa minta cuti resmi.. Kalau ga udah 6 tahun ga minta cuti, karena setiap minta cuti, si bos selalu bilang, “kalau urusan yg maksimal hari cuman seminggu dan kerjaan kamu bisa tuntas dan beres, ga usah aja cuti. Bikin saja surat izin resmi,, nanti kita tandatangani.. ” Kecuali urusannya kamu minta izin nikah lagi, atau penting penting sekali..”

    Begitulah kira kira pengalaman saya tentang cuti.. 😀

  2. Assalaamu’alaikum wr.wb, Brizki….

    Bagus sekali bosnya, memahami maksud permohonan cuti pekerjanya. Membaca dialog WAnya sudah pasti bosnya orang yang perihatin sekali. Jadi kerjanya mesti mantap agar bos senang hati. 6 hari itu banyak juga ya boleh keliling kota.

    Selamat bercuti dan salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak.

Comments are closed.